Kamis, 30 Maret 2017

Gas Vulkanik Adalah

Gas Vulkanik Adalah - Gas vulkanik merupakan gas yang dikeluarkan ketika terjadi letusan gunung berapi. Gas yang dikeluarkan yaitu seperti carbon monoksida (CO), carbondioksida(Co2), hidrogen sulfida (H2S), sulfurdioksida(SO2) dan nitrogen (NO2) yang membahayakan kesehatan manusia.


Letusan gunung terjadi saat gas yang dilarutkan pada batuan memperbesar tekanannya dan naik ke atas sehingga bercampur dengan udara. Untuk mendeteksi kebocoran gas anda bisa memakai gas detector, jika anda ingin mencari toko yang jual gas detector anda bisa mencarinya di alat ukur Indonesia. Di sana anda bisa membelinya secara offline maupun online.

Selain itu saat air yang ada di perut gunung dipanaskan dengan suhu tinggi maka akan memperoleh tekanan yang besar dan bisa menghancurkan batuan padat. Gas yang bercampur dengan udara akan membeku dan membentuk batu vulkanik dan kaca, jika tertiup oleh angin partikel tersebut akan berpindah sampai ribuan kilometer potongan batuan vulkanik dan kaca mempunyai ukuran sangat kecil.

Ukuran butiran dari abu vulkanik yang berasal dari letusan gunung berapi sangat bermacam - macam dan berbeda dengan batu yang berasal dari letusan gunung merapi. Yang dari letusan gunung merapi akan jatuh ketanah dengan jarak yang dekat dengan sumber letusan tapi untuk partikel yang ukuranya kecil maka akan tertiup oleh angin.

Karena ukuran yang sangat kecil dan ringan, ukuran partikel tersebut sebesar 2 mili meter atau 0,001 milimeter bahkan lebih kecil lagi dan akan terbawa oleh angin dengan jarak beberapa kilo meter dari sumber letusan gunung.

Gas vulkanik memiliki potensi bahaya paling besar untuk orang, hewan, dan pertanian. Gas sulfur dioksida bisa menyebabkan hujan asam dan juga polusi udara. Letusan besar yang mengeluarkan belerang aerosol ke stratosfer bisa menyebabkan penurunan temperature permukaan dan juga penipisan lapisan ozon.

Akibat gas karbon dioksida lebih berat dari udara, maka bisa mengalir ke daerah yang lebih rendah dan mengumpul di dalam tanah. Konsentrasi gas di wilayah ini bisa mematikan orang, hewan dan juga vegetasi.

Apabila udara yang telah tercemar oleh gas vulkanik terhirup oleh manusia, maka bisa mengakibatkan gangguan pernapasan. Karena udara yang dihirup masuk ke hidung dan akan mengendap di paru-paru. Udara yang tercemar gas vulkanik juga bisa mengakibatkan penyakit infeksi saluran pernapasan atas.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar