Selasa, 07 Maret 2017

Fungsi Light Meter

Fungsi Light Meter - Light meter memiliki fungsi untuk menunjukan kekuatan exposure yang sudah diukur oleh metering. Sedangkan besar atau kecil kekuatan exposure secara skala besar berakibat pada kecerahan gambar.




Saat anda membentuk exposure secara manual dengan segitiga eksposur maka kekuatan eksposur akan tampil di light meter. Jadi, light meter anda bisa mengetahui kadar cahaya yang diterima kamera sebelum melakukan pemotretan. Namun masih banyak fotografer yang mengabaikan manfaat light meter dan lebih sering mengira saja.

Light meter sering disebut sebagai alat pengukur cahaya jika dalam ilmu photography pengukur cahaya dipakai untuk menentukan pembukaan. Diberikan kecepatan film dan kecepatan rana, alat ini akan menampilkan f-stop yang akan memberikan sebuah pembukaan yang alami.

Light meter juga dipakai pada cinematography dan desain sains. Umumnya light meter dipakai untuk pencahayaan agar cahaya yang diperoleh dapat optimum sesuai dengan kebutuhan kualitas aplikasi.

Jika diperhatikan sebagian besar light meter dipakai oleh terapan ilmu photography mungkin karena basic pencahayaan merupakan yang pertama dalam ilmu photography. Namun alat ini bisa juga diaplikasikan dengan bidang lain contohnya pemakaian untuk kebutuhan pergudangan, restaurant, rumah sakit, ruangan galeri, sekolah, perpustakaan dan lain - lain.

Seperti pada paragraf di atas dijelaskan bahwa light meter merupakan alat yang dipakai untuk mengukur jumlah cahaya yang masuk dengan cara membandingkan dengan ASA, aperture dan shutter speed yang dipakai, maka light meter bisa menentukan cahaya yang masuk, apakahsudah pas, kurang atau lebih.

Jenis light meter ada dua yaitu:
1.Reflected lightmeter
Reflected lightmeter merupakan sebuah sistem pengukuran cahaya dalam sebuah kamera serta dapat diaktifkan pada lightmeter eksternal.

Lightmeter akan melaksanakan penghitungan cahaya yang sudah dipantulkan oleh subjek serta akan memilih setting exposure kamera (aperture, shutter speed dan ISO) supaya totalnya menjadi 18% abu-abu.

2.Incident lightmeter
Incident lightmeter yaitu cara menghitung cahaya yang jatuh pada subjek foto, apabila memakai mode incident lightmeter akan lebih akurat sebab mengukur langsung kuantitas cahaya yang jatuh pada subjek, melainkan bukan yang dipantulkan.

Sedikit informasi apabila anda ingin menggunakan alat light meter anda dapat mencarinya di trijinx.com, karena di toko ini tersedia light meter bergaransi dengan kualitas yang bagus dan terpercaya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar