Selasa, 07 Maret 2017

Standar Dan Sistem Pencahayaan Ruangan Yang Baik

Standar Dan Sistem Pencahayaan  Ruangan Yang Baik - Pencahayaan merupakan banyaknya jumlah penyinaran yang dibutuhkan untuk melaksanakan kegiatan secara efektif dan efisien pada suatu bidang kerja tertentu. Menurut trijinx.com standar dan sistem pencahayaan ruangan yang baik sangat bermanfaat untuk memperoleh pencahayaan yang sesuai dengan kebutuhan di dalam suatu ruangan. 

Standar Dan Sistem Pencahayaan  Ruangan Yang Baik


Di lingkungan tempat kerja, hal tersebut juga sangat berpengaruh besar terhadap keselamatan dan kesehatan kerja para karyawan. Karena keselamatan dan kesehatan para pekerja merupakan yang sengat penting.

Standar Pencahayaan Ruangan yang Baik
Menurut KEPMENKES RI. No. 1405/MENKES/SK/XI/02, standar pencahayaan ruangan yang baik yaitu :
  1. Ruangan yang dapat berfungsi sebagai tempat pekerjaan kasar dan tidak terus-menerus membutuhkan pencahayaan minimal 100 lux. Misalnya yaitu ruang penyimpanan, ruang peralatan, dan ruang instalasi yang memerlukan pekerjaan secara kontinue.
  2. Ruangan yang berfungsi sebagai tempat pekerjaan kasar dan terus-menerus membutuhkan pencahayaan minimal 200 lux. Contohnya ruang pekerjaan kasar dengan mesin dan ruang perakitan yang kasar.
  3. Ruangan yang berfungsi sebagai tempat pekerjaan rutin yang memerlukan tingkat pencahayaan minimal 300 lux. Contohnya ialah ruang administrasi, ruang kontrol, ruang pekerjaan mesin, ruang penyusunan, dan ruang perakitan, .
  4. Ruangan yang bermanfaat sebagai tempat pekerjaan yang lumayan halus membutuhkan tingkat pencahayaan minimal 500 lux. seperti ruang pembuatan gambar, ruang pekerjaan dengan mesin, dan ruang pekerjaan pemeriksaan.
  5. Ruangan yang digunakan sebagai tempat pekerjaan halus membutuhkan pencahayaan minimal 1.000 lux.  contohnya ruang pekerjaan mesin halus,  ruang perakitan halus, dan ruang pemilihan warna.
  6. Ruangan yang bermanfaat sebagai tempat pekerjaan sangat halus membutuhkan  pencahayaan minimal 1.500 lux dan tidak menyebabkan bayangan.Misalnya adalah ruang pengukiran tangan, ruang pemeriksaan pekerjaan mesin, dan ruang perakitan yang sangat halus.
  7. Ruangan yang bermanfaat sebagai tempat pekerjaan terinci membutuhkan pencahayaan minimal 3.000 lux dan tidak menyebabkan bayangan. Mislnya ruang pemeriksaan pekerjaan dan ruang perakitan sangat halus.

Sistem Pencahayaan Ruangan yang Baik

1. Sistem Pencahayaan Langsung
Sistem pencahayaan langsung (direct lighting) merupakan sistem yang memungkinkan 90-100 persen menyinari yang diarahkan langsung ke obyek yang ingin diterangi. Kelebihannya yaitu pencahayaan lebih efektif, karena seluruh sinar berfungsi sebagaimana mestinya. Kekurangannya yaitu acapkali mengakibatkan silau yang menganggu mata dan berisiko menimbulkan bahaya.

2. Sistem Pencahayaan Semi Langsung
Pencahayaan semi langsung (semi-direct lighting)  mampu mengalirkan 60-90 persen sinar ke obyek ketika suatu waktu. Namun, 10-40 persen sisanya dipantulkan ke dinding dan plafon. Sistem pencahayaan ini biasanya dipakai untuk menutupi kekurangan pada sistem pencahayaan langsung. Warna paling bagus memantulkan sinar yaitu putih karena mampu meneruskan 90 persen cahaya yang mengenainya.

3. Sistem Pencahayaan Difus
Sistem pencahayaan difus (General Difus Lighting) yaitu pencahayaan di mana 40-60 persen sinar diarahkan ke obyek yang dituju dan sisanya diarahkan ke dinding dan langit-langit.  Maka dari itu, sistem ini termasuk dalam direct-indirect lighting karena separuh cahaya diarahkan ke bawah dan setengahnya dipancarkan ke atas. Permasalahan akan bayangan dan kesilauan masih ditemui di sistem pencahayaan difus ini.

4. Sistem Pencahayaan Semi Tidak Langsung
Sistem pencahayaan semi tidak langsung dapat digunakan dengan mengarahkan 60-90 persen sinar ke arah langit-langit dan dinding pada bagian atas, dan sisanya dipancarkan ke bawah. Sehingga, kondisi bagian langit-langit memegang peranan yang penting dalam sistem tersebut. Kelebihan pencahayaan semi-indirect yaitu tidak bermasalah pada bayangan dan kesilauan dapat diminimalisir.

5. Sistem Pencahayaan Tidak Langsung
Sistem pencahayaan tidak langsung (indirect lighting) merupakan sistem pencahayaan yang bekerja dengan cara mengarahkan 90-100 pencahayaan ke arah langit-langit dan dinding bagian atas selanjutnya dipantulkan ke seluruh ruangan. 

Untuk mengetahui intensitas cahaya pada suatu ruangan, diperlukan lux meter untuk mendapatkan intensitas cahaya yang pas pada suatu ruangan. Kini di toko alat ukur sudah banyak yang menjual lux meter dengan berbagai spesifikasi, bentuk, jenis yang beragam.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar