Minggu, 05 Maret 2017

Perbedaan Lux Meter Analog Dan Digital

Perbedaan Lux Meter Analog Dan Digital - Lux meter merupakan alat yang digunakan untuk mengukur besarnya intensitas cahaya yang terdapat pada suatu tempat. Besarnya intensitas cahaya pada suatu tempat perlu untuk diketahui karena pada dasarnya manusia juga memerlukan penerangan yang cukup yang dibutuhkan dalam kehidupan sehari - hari.


Untuk mengetahui besarnya intensitas cahaya, maka diperlukan sebuah sensor yang cukup peka terhadap cahaya. Jarak yang jauh antara sumber cahaya ke sensor dapat mengakibatkan semakin kecil nilai yang ditunjukkan lux meter. Jika anda ingin mendapatkan lux meter dengan kualitas yang baik dapat anda beli disini.

Hal ini membuktikan bahwa semakin jauh jaraknya, maka intensitas cahayanya akan semakin berkurang. Alat ini, mampu menampilkan hasil pengukurannya menggunakan format digital yang terdiri dari angka, sebuah sensor. Sensor tersebut diletakan pada sumber cahaya yang akan diukur intenstasnya.Lux meter dapat digunakan untuk mengukur tingkat iluminasi.

Sebagian besar lux meter terdiri dari angka, sebuah sensor dengan sel foto, serta layer panel. Sensor ditaruh pada sumber cahaya. Cahaya menyinari sel foto sebagai energi yang dilanjutkan oleh sel foto menjadi arus listrik. Semakin banyak cahaya yang diserap oleh sel, arus yang dihasilkan juga lebih besar.

Cahaya merupakan cahaya selalu membuat beberapa jenis perbedaan warna pada panjang gelombang yang berbeda. Oleh karena itu, pembacaan merupakan kombinasi efek dari semua panjang gelombag yang ada. Standar warna dapat dijadikan sebagai referensi sebagai suhu warna dan dinyatakan dalam derajat Kelvin.

Menurut trijinx.com standar suhu warna untuk kalibrasi dari beberapa jenis cahaya adalah 2856 derajat Kelvin, yang lebih kuning dari pada warna yang putih. Berbagai jenis cahaya lampu menyala pada suhu warna yang berbeda - beda. Pembacaan lux meter berbeda - beda, tergantung dengan variasi sumber cahaya yang berbeda dari intensitas yang sama. Hal ini dapat menyebabkan beberapa cahaya terlihat lebih tajam atau lebih lembut dari pada yang lain.

Pembacaan hasil pengukuran lux meter digital :
Pada tombol range terdapat komponen yang dinamakan kisaran pengukuran. Terdapat 3 kisaran pengukauran yaitu 2000, 20.000, 50.000 (lux). Hal ini menunjukan kisaran angka yang dapat digunakan dalam pengukuran. 2000 lux, hanya bisa dilakukan pengukuran pada kisaran cahaya kurang dari 2000 lux. Pada 20.000 lux, adalah pengukuran yang hanya bisa dilakukan pada kisaran 2000 sampai 19990 (lux). Pada 50.000 lux, merupakan pengukuran dapat dilakukan pada kisaran 20.000 sampai dengan 50.000 lux. Apabila Ingin mengukur tingkat kekuatan cahaya alami lebih baik menggunakan pilihan 2000 lux supaya hasil pengukuran yang terbaca akurat.

Dalam membaca hasil pengukuran yang terdapat pada layar panel, perlu memperhatikan range yang dipakai. Lux meter digital ini, terdapat 3 tombol kisaran range yang dapat dipakai, tergantung intensitas cahaya yang akan diukur dan ketelitian hasil yang diinginkan.

Hal ini menunjukan kisaran angka (batasan pengukuran) yang dapat digunakan untuk pengukuran.

Apabila kita memilih range A, berarti hanya bisa dilakukan pengukuran dengan kisaran cahaya kurang dari 2000 lux. Ketika kita memilih range B, artinya hanya dapat diakukan pengukuran dengan kisaran cahaya kurang dari 20000 lux. Ketika kita memilih range C, artinya hanya dapat diakukan pengukuran dengan kisaran cahaya kurang dari 50000 lux.

Cara membaca hasil pengukuran lux meter analog :
Dalam membaca hasil pengukuran pada lux meter analog adalah melihat skala yang ditunjuk oleh penunjuk skala. Pada lux meter ini memiliki dua skala, tetapi kedua skala tersebut pada dasarnya sama. Berdasarkan pada pengamat ingin menggunakan skala yang mana. Skala yang ”atas” memiliki 60 skala, pada skala yang di ”bawah” memiliki 50 skala. Tombol putar terdapat beberapa kisaran yaitu 100, 300, 1000, 3000, dan 10.000.

Nilai setiap skala tergantung pada besarnya kisaran yang digunakan oleh pengamat tersebut. Nilai setiap skala yaitu nilai kisaran yang ditunjuk tombol putar dibagi dengan jumlah skala. Tombol digeser ke arah 100 berarti menunjukan pada skala ”atas” (60 skala) setiap skalanya mewakili 1,67 lux, namun pada skala ”bawah” (50 skala) setiap skala mewakili 2 lux.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar